Keluarga Kecilnya EQ

Assalamualaikum……. :)

Buat SIM Yuuuk!

Minggu lalu, si Ayah buat SIM C baru. Sebelumnya doi sudah punya SIM C juga, tetapi sudah hangus karena telat perpanjang eh, bukannya telat karena gak mau perpanjang ya..tetapi karena SIM nya yang terakhir itu memakai KTP di Dumai, jadi kalau mau perpanjang ya harus ke Dumai dulu *cape deeh*.
Singkat cerita, si Ay pergi ke kantor Samsat Depok pagi-pagi sekali, dibela-belain deh izin ke kantor untuk masuk mulai siang hari. Dari rumah sudah dapat referensi biaya buat SIM kalau urus sendiri, itu sekitar 150 ribu +ngantri nunggu buat ujian dan foto. OK, mari kita niatkan untuk melakukannya sendiri…Semangaat Ayah!
Nah ini dia ceritanya….  Mulai dari pintu gerbangnya sudah disapa oleh seorang  yang memakai seragam polisi.

Pagi pak, boleh tau keperluannya?”  ]“Mau buat SIM”] “Mau dibantu,Pak?” ]  “Berapa biayanya”] “Rp 380.000 pak”] “Ehmm, nggak deh saya buat sendiri saja” ] “ooh,silakan pak” *sambil bersungut-sungut*]
Melangkah lebih jauh mendekati gedungnya, ada lagi tuh lelaki berseragam polisi yang menawarkan “jasa”nya dengan biaya yang sama,bahkan berkata “Itu sudah tarif resminya kalau mau cepat pak”.. hihi..halah buat SIM nembak juga ada tarif resminya ternyata. Tapi Ayah terus maju tak gentar *iman masih kuat…:p*

Terpampang di loketnya seperti ini:


Kalau dilihat di foto itu, biaya resmi bin resmi nya buat SIM C sih hanya Rp 100.000 . Tapi setelah mampir ke loket dan tanya-tanya langkah-langkahnya diberi tahu kalau ada lagi biaya Asuransi 25.000 kemudian ada biaya cek kesehatan 30.000, plus entah ada biaya pada saat ujian praktek dan  tertulis.

Pfiuuh, saat itu iman si ayah sudah mulai luntur…ditambah lagi kurangnya petunjuk-petunjuk untuk loket-loket yang harus dilalui dan juga petugas-petugas yang kurang kooperatif ketika ditanyai ketika bingung harus kemana lagi.

Karena kurangnya petunjuk dan petugas yang tidak  terlalu bekerjasama (ada kesan tidak ingin mempermudah) serta  mempertimbangkan waktu juga…akhirnya ….ujung-ujungnya “nembak” juga.. , dan voilla!! tidak sampai 1 Jam… sudah JADI! (tidak perlu ujian tertulis dan praktek).

ckckckckckc……..itulah mungkin mengapa calo-calo di kantor polisi tetap eksis, karena mengurus SIM itu tidak dipermudah sehingga membutuhkan waktu lama..dimana males banget kan kalau harus nunggu seharian di kantor polisi dan pake ujian segala,padahal kan sebelumnya sudah punya SIM juga.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: